Once Upon A Time In Indonesia! - Page 1 of 34
 
Indonesia is a large country, with a lot of beautiful places to visit. Serba-serbi Indonesia ^^
~INDONESIAN PRIDE~
NB: this is a sub-tumblr. sorry, can't folback. :<
 
 
 
beingindonesian:

SUBMISSION: galihlaksana. Syukur mo anto.
Mentari pagi di Pos Pondok Saladah, Gunung Papandayan, Garut, Jawa Barat, Indonesia.

beingindonesian:

SUBMISSION: galihlaksana. Syukur mo anto.

Mentari pagi di Pos Pondok Saladah, Gunung Papandayan, Garut, Jawa Barat, Indonesia.

 
 

louiebuana:

Amazing tongkonan houses at Ketekesu traditional village, Tana Toraja regency, South Sulawesi.

 
 
hijab-wearitright:

Dian Pelangi, Indonesian fashion designer.

hijab-wearitright:

Dian Pelangi, Indonesian fashion designer.

 
 
 
 
indonesianculinary:

Cireng (aci digoreng)
(by Pinot &amp; Dita)

indonesianculinary:

Cireng (aci digoreng)

(by Pinot & Dita)

 
 

Berdua Saja
by: Payung Teduh

ikanbakarmadu:

Berdua Saja - Payung Teduh
Ada yang tak sempat tergambarkan oleh kata
Ketika kita berdua
Hanya aku yang bisa bertanya
Mungkinkah kau tahu jawabnya

Malam jadi saksinya
Kita berdua diantara kata
Yang tak terucap
Berharap waktu membawa keberanian
Untuk datang membawa jawaban

Mungkinkah kita ada kesempatan
Ucapkan janji takkan berpisah selamanya

 
 
 
 
 
 
denisusanto:

A view from Pasundan Train, somewhere at Java.

denisusanto:

A view from Pasundan Train, somewhere at Java.

 
 

denisusanto:

Sasando, Alat Musik Khas Nusa Tenggara Timur

 
 

Menulis

yesyuruni:

Menulis adalah awal.

Menulis adalah amarah.
Menulis adalah cemburu.
Menulis adalah kelegaan.
Menulis adalah kegilaan.
Menulis adalah kebencian.
Menulis adalah melupakan.
Menulis adalah gelisah.
Menulis adalah ketamakan.
Menulis adalah pemberontakan.
Menulis adalah pelajaran.
Menulis adalah kesepian.
Menulis adalah merelakan.
Menulis adalah ungkapan.
Menulis adalah terima kasih.
Menulis adalah kesedihan.
Menulis adalah memaafkan.
Menulis adalah terapi.
Menulis adalah rindu.
Menulis adalah kecurangan.
Menulis adalah keindahan.
Menulis adalah kebohongan.
Menulis adalah berbagi.
Menulis adalah pengingat.
Menulis adalah lantang.
Menulis adalah idealis.
Menulis adalah kenangan.
Menulis adalah kesesatan.
Menulis adalah hasrat.
Menulis adalah kekuatan.
Menulis adalah lebih dari sekedar tekanan teratur tinta di atas kertas.
Menulis adalah Sabtu pagi yang cerah.
Menulis adalah bahagia sampai tak bisa tidur.

Menulis adalah aku dengan segala pikiran terdangkal sekaligus terdalamku.

Dan terkadang, menulis adalah akhir.

Tulisan ini dipersembahkan untuk orang-orang di bawah ini.

Menulis adalah Soe Hok Gie yang cinta dan berpulang pada alam Indonesia.
Menulis adalah Chairil Anwar yang ingin hidup 1000 tahun lagi.
Menulis adalah Pramoedya Ananta Toer yang jiwanya tak terkekang walau raganya terkurung di Buru.
Beserta seluruh penulis hebat Indonesia lainnya dan juga untuk anda yang membacanya tulisan ini. Tanpa pembaca, maka setiap karya tak beda dari abu yang lenyap digoda angin.
Terima kasih.

Semoga menulis adalah selamanya.